Kumpulan Berbagai Berita

Film yang Mengisahkan Bahayanya Solo Traveling

Tidak sedikit ulasan diberbagai media yang mengajak seseorang untuk melakukan perjalanan sendiri atau lebih tenar dikenal solo traveling. Tulisan-tulisan tersebut dapat dengan mudah membuat seseorang untuk mengikutinya, tanpa banyak berpikir panjang. Tentu hal ini bukan ide yang bagus, apalagi hanya modal nekad aja. Nah kali akn memberikan kamu list film yang dapat membuatmu banyak berpikir ulang untuk solo traveling. Yuk langsung aja simak satu-persatu ulasan singkatnya.

Simak Film yang mengisahkan bahayanyaSolo Traveling

Film The Shallows

Punya hobi berselancar memang sangat keren. Namun berselancar sendirian tanpa ada teman yang menemanilah yang sangat keliru. Film The Shallows menggambarkan solo traveling berubah menjadi sebuah bencana yang besar. Nancy, seorang mahasiswa kedokteran berasal dari Texas yang hobi berselancar, dikisahkan tiba di sebuah pantai yang tidak diketahui banyak orang di Meksiko. Orang-orang sana memilih merahasiakan, dari pada nantinya malah banyak pengunjung dan ekosistem menjadi rusak.

Pemandangan indah, sepi pengunjung, dan ombak yang besar membuat pantai menjadi tempat idaman para peselancar. Akan tetapi, liburan togel singapore tersebut berubah menjadi sebuah mimpi buruk, sekaligus pengalaman yang tidak terlupakan bagi Nancy. Dirinya harus terjebak dalam sebuah batu karang besar di tengah laut, terdapat hiu putih besar kelaparan yang mengancamnya.

Film  127 Hours

Film 127 Hours merupakan sebuah tayangan based on true event. Sebuah film biopik dari Aron Ralston, seorang petualang, yang terjepit dalam celah-celah ngarai tebing di pedalaman Utah selama 127 jam. Kala film diputar kalian bisa melihat bagian awal film, pasti  takkan menyangka apabila di pertengahan film akan terjadi tragedi yang sangat tragis. Semuanya tampak asik dan menyenangkan, hingga pada akhirnya sebuah bencna besar menimpa Ralston.

Sebuah bongkahan batu yang bergerak secara tidak terduga hingga akhirnya menjepit tangan kanan Ralston. Bisa kalian bayangkan, Ralston benar-benar terjebak. Dengan semangatnya yang tidak pernah padam, Ralston terus bertahan meskipun berada dalam titik terendah hidupnya. Selain semangat hidup yang tidak pernah padam, hal lain yang dapat di ajarkan dari cerita tersebut yaitu kita perlu berpikir ulang untuk rencana solo traveling. Jika bersama teman-teman, mungkin Ralston bisa lebih mudah dan cepat dievakuasi.

Film Into The Wild

Seorang pria yang pindat dan baru lulus kuliah, Christopher McCandless, memilih jalan yang cuku berbeda dari kebanyakan orang. Dia memutuskan untuk berusaha menjadi manusia seutuhnya sambil berpergian. Hutan, pantai, padang bebatuan, dan lokasi-lokasi lainnya yang berhasil ia temukan. Hidup di alam liar tersebut membuat obsesinya tercapai. Namun, kebahagiaan ini hanya berlangsung sangat singkat. Setelah 4 bulan, McCandless berkahir tragis. Dia ditemukan tewas oleh para pemburu rusa. Jasadnya sudah membusuk. Jika kalian [enasaran serunya gimana? Bisa segera menonton kisahnya.

Film I Spit On Your Grave

Film yang berjudul I Spit On Your Grave menceritakan Jennifer, seorang penulis, yang sengaja pergi ke sebuah daerah terpencil untuk menyelesaikan novel terbaru yang ia buat. Jennifer berpikir pemilihan tempat terpencil yang sangat jauh dari hingar bingar perkotaan dapat membuatnya lebih fokus dalam menggarap karya terbarunya. Di sana, Jennifer menyewa sebuah penginapan. Namun, suasana damai dan tenang kemudian sirna seketika setelah sekelompok preman lokal memperkosa dan menyiksa dirinya. Meskipun konflik cerita yang ada ternyata karena ajang balas dendam Jennifer pada preman tersebut. Tetapi, tetap saja jika film tersebut mengajarkan kepada kalian supaya berhati-hati jika ingin solo treveling.

Post a Comment

Your email is kept private. Required fields are marked *