Kumpulan Berbagai Berita

Empat Orang Terluka Pasca Letusan Kawah Sileri

 

Menurut keterangan dari BNBP (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), sedikitnya ada 4 orang yang mengalami luka-luka akibat letusan dari Kawah Sileri yang mana berada di pegunungan Dieng Kabupaten Bajarnegara, Jateng, tepatnya pada hari Minggu (02/07) kemarin.

Empat Orang jadi Korban

Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan juga Humas BNPB menyebutkan ada 17 orang yang saat itu ada di kawasan Kawah Sileri yang mana Kawah itu masih berada atau masih bagian dari kawasan wisata Dieng. “Ada sejumlah 4 orang yang mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di Puskesmas. Sampai saat ini tidak ada korban meninggal,” ungkap Sutopo dalam keterangan pers. BNPB menyebutkan bahwa letusan saat itu terjadi pada jam 12 siang dan disertai dengan keluarnya material lahar dingin, asap serta lumpur. Asapnya sendiri mencapai ketinggian kurang lebih 50 meter.

BNPB mengatakan bahwa masih ada kemungkinan letusan susulan di Kawah Sileri. Oleh karena itu, wisata kawah Sileri ditutup untuk sementara waktu hingga keadaan kondusif. Menilik ke belakang, pasalnya memang Kawah Sileri ini adalah kawah yang paling berbahaya dan paling aktif juga di antara kawah-kawah lainnya yang ada di Dieng. Letusan terakhirnya terjadi pada tahun 2009 lalu. Meskipun terjadi letusan di Kawah Sileri, Gunung Dieng sampai sekarang masih berstatus normal.

Kawasan Wisata ditutup

Seperti yang publik ketahui, Kawah Sileri yang berlokasi di wisata pegunungan Dieng, Desa Pakisan, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, Indonesia meletus pada hari Minggu (02/07) tepatnya pada jam 12.00. Sutopo menegaskan bahqa karena kejadian ini, maka terpaksa lokasi wisata ditutup untuk umum. “Pengunjung dan juga warga diminta untuk meninggalkan lokasi dan untuk area kawahnya sudah dikosongkan. Kejadian itu berpotensi akan menimbulkan letupan susulan,” imbuh Sutopo.

Sutopo juga menjelaskan bahwa letusan itu disertai dengan lahar dingin dan juga lumpur dan asap yang tingginya sampai 50 meter. Letusan mengenai beberapa wisatawan yang saat kejadian berada di Kawah Sileri. Saat terjadi Letusan, menurut laporan dari BPB sementara, ada 17 orang wisatawan atau pengunjung dewa poker yang ada di sana.

Semburkan Lumpur 200 Meter

Kawah Sileri menyemburkan lumpur setinggi 200 meter di kawasan desa Kapakisan Batur, Banjarnegara, pada hari Minggu (02/07) kemarin. Kepala BPBD Jawa Tengah,  Sarwa Pramana, mengatakan, “Ada kurang lebih 10 orang korban luka-luka yang saat ini sedang kami evakuasi di puskemas setempat.”

Setelah kejadian ini, objek wisata Pegunungan Dieng langsung ditutup sejak kejadian yakni setelah pukul 12.00. Sarwa mengatakan bahwa ledakan pertama kalinya setinggi 50 meter,  dan bertambah sampai 100 meter. Dan saat ini tim dari BPBD Jateng sedang mengamankan lokasi terdampak semburan.

Gempa Tektonik Lokal Masih Terjadi Pasca Semburan

Satu hari pasca letusan Kawah Sileri di Desa Kepakisan Kecamatan Batur Banjarnegara Jawa Tengah, seluruh aktifitas yang ada di sekitar lokasi sudah ditutup. Garis polisi sudah dipasang mengitari pusat kawah dengan radiua kurang lebih 100 meter.

Surip, selaku Kepala Pos Pantau Gunung Dieng, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana mengatakan bahqa hingga hari Senin (3/7) gempa tektonik lokal masih saja terus terjadi. Seismograf yang ada di pos pantau masih juga menangkap getaran lokal itu tercatat dari pukul 00.00 WIB sampai 06.00 WIB. Suhu air yang berada di sekitar kawah pagi ini sekitar 50.7 derajat Celcius. Kandungan gas CO2 nya masih dalam kisarab 0.07 serta Ph air pada angka 6,23.

Post a Comment

Your email is kept private. Required fields are marked *