Kumpulan Berbagai Berita

Ngeri, Ada Cacing Sepanjang 27 Cm di Tubuh Tentara Korut Membelot

Peperangan yang terjadi di antara dua negara Semenanjung Korea yakni Korea Utara (Korut) dan Korea Selatan (Korsel) memang belum berakhir. Hampir setiap negara kegentingan terjadi. Namun ada saja tentara Korut yang memilih membelot meninggalkan Tanah Air mereka. Hanya saja nasib sial dialami para tentara judi togel itu karena mereka dihujani tembakan saat melewati Zona Demiliterisasi (DMZ) hal itulah yang terjadi pada Senin (13/11) lalu.

 

Seorang tentara Korut yang membelot dan melewati DMZ itupun mendapat enam luka tembak dari Korut sebelum akhirnya tiba dalam kondisi luka parah di zona Korsel. Kendati luka yang didapatkan sangat parah, tentara malang itu masih bisa bertahan hidup dan kini diobati di salah satu rumah sakit Korsel. Namun tim dokter yang menanganinya mendadak dikejutkan dengan apa yang ditemukan di dalam tubuh tentara Korut tanpa nama itu.

 

Bayangkan saja ahli bedah menemukan belasan cacing parasit di tubuh tentara Korut itu. Kepala tim medis yang menangani, Lee Cook Jong pun tak bisa menutupi rasa kagetnya. “Saya telah bekerja selama dua puluh tahun sebagai ahli bedah, tapi saya tidak pernah menemukan parasit sebesar ini di usus besar,” seperti dikutip Kompas.

 

Cook Jong sendiri adalah salah satu dokter spesialis luka berat yang cukup terkenal di Korsel yang sempat dijuluki sebagai pahlawan. karena pada tahun 2011, Cook Jong pernah menyelamatkan kapten kapal barang Korsel yang ditembak usai ditahan oleh perompak Somalia.

 

Bukti Parahnya Kondisi Korea Utara?

 

Banyaknya parasit yang ditemukan di tubuh tentara Korut itu seolah menjadi bukti buruknya kondisi nutrisi dan kesehatan di pasukan militer milik Kim Jong Un itu. Sang tentara malang bahkan bisa dibilang cukup kurus untuk ukuran tentara karena dengan tubuh setinggi 170cm, berat badannya hanya sekitar 60 kilogram.

 

Menurut Cook Jong, salah satu parasit yang mereka temukan adalah cacing gelang berukuran 27 cm di sekitar intestine. Intestine sendiri adalah saluran pencernaan kecil yang mengarah dari perut menuju lubang anus. Saat dibawa dari kawasan DMZ Panmunjom, kondisi tentara Korut itu sedang dalam pendarahan parah dan tersembunyi di bawah tumpukan daun. Untuk menyelamatkannya, tentara Korsel sampai harus merangkak sebelum dibawa oleh helikopter PBB ke rumah sakit Ajou.Setelah itu dengan segera tim medis Korsel langsung melakukan operasi demi memperbaiki kerusakan organ dalam karena luka tembakan.

 

Kondisi Tentara Yang Membelot Pakai Alat Bantu Nafas

 

Sekedar informasi mengenai Panmunjom, kawasan DMZ yang merupakan area wisata itu memang hanya dijaga oleh masing-masing tentara dari Korut dan Korsel tanpa adanya ranjau atau kawat berduri. Aksi kaburnya tentara Korut itu itu diketahui oleh kompatriotnya yang kemudian melepaskan tembakan. Militer Korsel menyebut kalau setidaknya ada empat tentara Korut yang mengeluarkan 40 tembakan kepada tentara itu.

 

Demi mempertahankan hidupnya, tentara desertir itu terpaksa berlindung di belakang gedung yang ada di kawasan Korsel dan merayap di rerumputan sebelum akhirnya pingsan. Hingga Sabtu (18/11), kondisi tentara Korut itu sudah semakin stabil kendati dirinya belum sadar dan untuk bernapas harus dibantu mesin kedokteran.

 

Sekali lagi atas kasus penemuan belasan parasit dalam tentara Korut, publik dunia kembali mempertanyakan klaim Jong Un atas kesejahteraan masyarakatnya. Meskipun kerap mendapat kecaman atas keputusannya, Jong Un memilih menutup seluruh telinganya dan semakin mengisolasi Korut dari sentuhan negara-negara dunia.

 

Post a Comment

Your email is kept private. Required fields are marked *