Kumpulan Berbagai Berita

Warga Flores Timur Rayakan Semana Santa Saat Pemilu

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Flores Timur memberikan permintaan kepada KPU Republik Indonesia (RI) terkait dengan pelaksanaan pemungutan suara. Hal tersebut dilakukan karena pada saat yang sama dengan hari pemungutan suara, terdapat gelaran perayaan Semana Santa yang dilakukan oleh masyarakat daerah itu.

Ingin Mencoblos Lebih Awal

Permintaan KPU Kabupaten Flores Timur ini terkait dengan pertimbangan adanya tradisi Semana Santa yang dirayakan oleh masyarakat Katolik yang hampir sebagian besar dianut oleh masyarakat setempat.Hal tersebut sebelumnya juga sudah dipertimbangkan melalui rapat togel hongkong terbaik yang diadakan dengan beberapa tokoh adat di Larantuka.Dari rapat tersebut para tokoh masyarakat ini mengusulkan untuk mempercepat pemungutan suara. Sehingga pada jam 17.00 WITA seluruh proses pemungutan suara tersebut telah selesai.

Ketua KPU Flores Timur, Kornelis Abon, menyatakan bahwa usulan tersebut diberikan karena adanya kekhawatiran proses pelaksanaan Pemilu di Kota Larantuka akan mengganggu ritual adat tersebut. Tradisi Samana Santa merupakan perayaan yang dilakukan oleh masyarakat untuk menyambut datangnya Pekan Suci Paskah.

Usulan untuk melakukan pemungutan suara lebih awal ini dilakukan oleh para tokoh masyarakat dengan meminta agar pelaksaan pemungutan suara selesai sebelum pukul 13.00 WITA. Setelah itu, para tokoh masyarakat tersebut juga mengusulkan untuk menyelesaikan penghitungan surat suara sebelum pukul 17.00 WITA. Para tokoh masyarakat ini mengusulkan hal tersebut terkait dengan pelaksanaan Semana Santa yang merupakan perayaan Pekan Suci Paskah.

Selain itu, Kornelis mengemukakan jika biasanya proses dalam pemungutan suara biasanya memerlukan waktu yang cukup banyak. Proses itu terbagi mulai dari pelaksanaan pemungutan suara hingga pada penghitungan surat suara. Ia menambahkan jika terkait dengan pemungutan suara, usulan untuk dapat selesai sebelum pukul 13.00 WITA dapat diusahakan. Akan tetapi, terkait dengan penghitungan surat suara yang harus selesai sebelum pukul 17.00 WITA merupakan tindakan yang agak riskan. Sebab dalam penghitungan surat suara diperlukan kehati-hatian dan ketelitian.

Hal yang juga perlu dipertimbangkan terkait dengan perhitungan surat suara yaitu perihal terdapat beberapa surat suara yang perlu dipilih oleh masyarakat. Hak pilih masyarakat di daerah tersebut digunakan dalam lima surat suara yaitu Pilihan Presiden (Pilpres), Pilihan Calon Legislatif (Pileg) DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten, dan Pemilu DPD. Sehingga menurutnya perhitungan surat suara dengan dibatasi pada pukul 17.00 WITA merupakan hal yang kurang tepat.

KPU Undur Penghitungan Suara

Terkait dengan adanya Pekan Suci Paskah yang dirayakan dalam tradisi Semana Santa, KPU RI memberikan putusan untuk melakukan pengunduran penghitungan surat suara Pemilu di kabupaten itu. Keputusan tersebut dikeluarkan pada tanggal 28 Maret 2019 yang dikemukakan oleh Arief Budiman, Ketua KPU RI di Kantor KPU RI Jakarta. Arief menegaskan jika keputusan tersebut hanya dilakukan di daerah Flores Timur karena perayaan Semana Santa membuat masyarakat harus memfokuskan waktunya.

Arief juga memberikan tanggapan terkait permasalahan Pemilu di Flores Timur dengan memberikan pemberitahuan mengenai jadwal rekapsurat suara. Menurut penuturannya, untuk merekap surat suara juga telah ditentukan durasinya yaitu tujuh belas hari maksimal. Untuk itu, penghitungan surat suara di daerah tersebut juga lebih baik diundur hingga durasi ibadah selesai yaitu pada tanggal 21 atau 22 April 2019. Baru setelah selesai dengan perayaan ibadah masyarakat, surat suara yang telah didapatkan kemudian dihitung dan direkap. Selain itu, pihak KPU juga merencanakan penambahan TPS dan memulai pemungutan suara lebih awal supaya masyarakat tetap dapat melaksanakan perayaan Semana Santa.

Post a Comment

Your email is kept private. Required fields are marked *